Search this blog


News Home Arsip
Senin, 25 Mei 2009

LAGU...  

TOP SONG OF K4

Rapuh

Jeoniar Arif

Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
pakai lapisan tipis air yang beku
Sentuhan lembut kan hancurkan aku

Walaupun cinta tak sempurna
menghampiriku seketika
Ku ingin kau tahu betapa rapuhnya aku

Reff :

Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
masih terasa luka dimasa lalu
Ku pernah mencintai sepenuh hati
Namun cinta itu pergi lagi

Dan ku terluka luka membekas
Bekas membuat, buat selamanya
Selamanya ku
Ku kan selalu
Ku kan selalu rapuh

Kau ingin tunjukan kepada dunia
tak hanya ada karena masa lalu
tapi masih ada harapan bagi yang baru

Kau tawarkan ku sejuta harapan
namun kenangan itu tak pernah hilang
Ku ingin kau tahu betapa rapuhnya aku

(Back to Reff)

Dan ku terluka luka membekas
Bekas membuat, buat selamanya
Selamanya ku
Ku kan selalu
Ku kan selalu rapuh

Kau datang bagai hujan
basahi tanah hati
Tapi kau lihat sediri luka iniii…

Reff:
Dan ku terluka luka membekas
Bekas membuat, buat selamanya
Selamanya ku
Ku kan selalu
Ku kan selalu rapuh

CERPEN KARAKTER  

Art and Character Education
Tema : Ketekunan

Tekun Pangkal Sukses

Pada suatu hari, ada seekor burung pelatuk yang sedang mematuk pohon. Lalu seorang anak laki-laki pemalas sedang memperhatikan burung itu. Ia berkata, “Wah, kenapa burung itu sangat tekun mematuki pohon itu?”. Ia memperhatikan burung itu sambil duduk di pohon rindang.

Lama kelamaan, burung itu membuat sarang, dan laki-laki itu berkata, “Oh, ternyata buah dari ketekunan itu adalah keberhasilan!” . “ Aku harus berubah menjadi orang yang tekun seperti burung itu, dan aku tidak boleh malas-malasan lagi!” kata laki-laki itu lagi.

Sejak saat itu, laki-laki itu menjadi orang yang tekun dan ia mencapai keberhasilan, dan menjadi orang yang sukses saat ia sudah besar.


By. Indra P. Tanjung /7B






INFO MENGENAI LINGKUNGAN HIDUP  

SUARA ANAK TENTANG LINGKUNGAN HIDUP

Pesan Untuk para pemimpin negeri

Indonesia sebagai Negara megabiodevercity memegang peran sangat penting di permukaan bumi ini. Setiap saat 240 jiwa warga Indonesia berkontribusi langsung baik positif maupun negatif terhadap lingkungan, dan lebih dari setengahnya adalah anak-anak. Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan baik buruknya kualitas lingkungan Indonesia.

Saat ini kualitas lingkungan Indonesia memasuki masa kritis, kerusakan hutan, polusi, pemanasan global, dan hilangnya sumber daya laut. Ditengah-tengah hingar-bingarnya perang politik saat ini menjelang pemilu 2009, banyak tokoh politik yang mengesampingkan suara dari anak-anak, yang merupakan suara harapan mereka akan masa depan lingkungan hidup.

Melalui kegiatan “Children Voice in Indonesia Environment, Messeges to The Leaders/Suara Anak Tentang Lingkungan Hidup Indonesia, Pesan Pemimpin Negeri” , diharapkan menjadi media penyalur inspirasi dan harapan anak-anak untuk para calon pemimpin Negara ini. Dalam acara ini anak-anak akan menuliskan surat berisi pesan-pesan Lingkungan Hidup yang akan disampaikan kepada para pemimpin dari calon pemimpin pemerintah Indonesia, baik pusat maupun daerah. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Matoa Albaris, kementrian Negara Lingkungan Hidup dan Senyan City.


By. Kennardy Winata/7B


TAHUKAH KAMU ???  

Tahukah Kamu

PERMEN KARET ???

Hampir semua orang, terutama anak-anak suka permen karet. Sobat Mekar tahu nggak, siapa orang yang pertama kali menemukan permen karet ? Adakah manfaat permen karet untuk kesehatan ? Beberapa penelitian menunjukkan, permen karet bebas gula sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan mulut, menetralkan asam-asam plak, dan membantu remineralisasi email gigi. Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan , kegiatan mengunyah permen karet dapat menjadi saluran pelepas ketika mereka merasa marah atau frustasi. Kemudian orang pun akan merasa lebih rileks ketika sedang mengunyah permen karet.

Kegiatan mengunyah permen karet bebas gula dapat dijadikan alternative pengganti ngemil, karena permen karet tersebut menyediakan kalori yang lebih rendah (5-10 kalori) dibandingkan dengan makanan ringan. Sebuah penelitian di Mayo Clinic, Mennesouta, Amerika Serikat menunjukkan, kegiatan mengunyah permen karet dapat mengurangi rasa lapar, mengurangi karanjingan makanan yang manis-manis, dan mengurangi masukan makanan ringan sampai 36 kalori. Dan masih banyak manfaat lain dari permen karet.

Siapakah orang yang pertama kali menemukan permen karet ? Bagaimana asal usulnya?

Konon permen karet ini pertama kali ditemukan oleh seseorang berkebangsaan Amerika Serikat bernama Thomas Adam, pada tahun 1872. Kisahnya bermula ketika tahun 1870, si ahli foto bernama Thomas Adam ini mendapatkan sepotong karet yang biasa dikunyah oleh orang-orang dari suku Indian Meksiko.

Dua tahun lamanya (1870-1872) ia mencoba melakukan penelitian apakah bahan yang kenyal itu bisa digunakan seperti karet biasa? Ternyata tidak! Usaha Adams sia-sia belaka. Akhirnya ia kunyah saja meniru orang Indian itu. Ach…asyik juga mengunyah benda kenyal itu. Selanjutnya Thomas Adam mencoba menjual penemuannya itu ke sebuah perusahaan, namun ditolak. Dari situ Adam mencoba memproduksi sendiri, yang akhirnya perusahaan permen karet Adams cukup terkenal di Amerika Serikat.

Jadi begitulah sobat Mekar, permen karet yang biasa dikonsumsi oleh sobat Mekar sekarang ini, dulunya adalah hasil penemuan Thomas Adam.









Pikiran Rakyat

By. Delia